Kegunaan Metode Moving Average

Forecasting Metode Moving Average Metode Glättung Weighted merupakan salah satu jenis Teknik Yang digunakan dalam analisis Zeitreihe (Runtun Waktu) untuk memberikan peramalan jangka pendek. Dalam melakukan Glättung (penghalusan) terhadap Daten, nilai masa lalu digunakan untuk mendapatkan nilai yang dihaluskan untuk Zeitreihen. Nilai yang telah dihaluskan ini kemudian diekstrapolasikan untuk meramal nilai masa depan. Tehnik yang kita kenal dalam metode smoothing yaitu Einfacher Bewegender Durchschnitt Dan Exponentielle Glättung. Pada halaman ini, sagena hanya akan membahas tentang Einfache Moving Average. Simple Moving Average Daten Zeitreihe seringkali mengandung ketidakteraturan yang akan menyebabkan prediksi yang beragam. Untuk menghilangkan efek Yang tidak diinginkan Dari ketidak-teraturan ini, metode einfachen gleitenden Durchschnitt mengambil beberapa nilai Yang Sedang diamati, memberikan Rataan, dan menggunakannya untuk memprediksi nilai untuk periode Waktu yang akan datang. Semakin tinggi jumlah pengamatan yang dilakukan, maka pengaruh metode gleitender Durchschnitt akan lebih baik. Meningkatkan jumlah Beobachtungen akan menghasilkan nilai peramalan yang lebih baik karena ia cenderung meminimalkan efek-efek pergerakan yang tidak biasa yang muncul pada data. Gleitender Durchschnitt juga mempunyai dua kelemahan yaitu memerlukan Daten masa lalu dalam Anzahl der Beiträge besar untuk ketepatan prediksi, dan Masing-Masing observasi diberikan bobot Yang Sama, ini melanggar Bukti Empiris bahwa Semakin observasi terbaru seharusnya Lebih dekat dengan nilai masa depan maka kepentingan bobotnya Akan meningkat pula. Aplikasi Metode Moving Average dengan Software IBM SPSS 23 dapat dilihat Pada contoh berikut ini: Berikut kita memiliki Daten kunjungan ke Bali Dari Januari 2008 hingga Juni 2015 dalam Format Excel, Daten diambil Dari Website Dinas Pariwisata Provinsi Bali: 1. Langkah pertama adalah memasukkan Daten ke Dalam Arbeitsblatt SPSS 23 sebagai berikut: Datenansicht. (Bagi Yang belum jelas tentang cara Bedeu Daten Dari excel ke SPSS 23 lihat di Schritt bahasan ini ampgtampgtampgt) 2. Kemudian Pada menubar SPSS 23 pilih Trans Time Series Seperti Gambar erstellen: 3. Setelah itu Akan Muncul kotak Dialog berikut, pilih Besuchen Sie dan klik Panah sehingga variabel besuchen berpindah ke kolom variabel Neu Variabel di sebelah kanan. 4. Setelah itu pilih pada kotak Funktion pilih Zentriert Bewegender Durchschnitt, atau bisa juga Prior Moving Average. 5. Kemudian isikan Span dengan 3, dan klik Änderung. Span diisi dengan angka 3 artinya mengalami proses 3 kali glättung yang biasa kita kenal juga dengan Gewichteter gleitender Durchschnitt. Adapun proses 1 dan 2 kali glättung kita sebut Einzelner beweglicher Durchschnitt Dan Doppelter beweglicher Durchschnitt. Jangan lupa untuk klik ändern agar variabel besuchen1 berubah menjadi visi3, kemudian ok. 6. Ausgangs Yang didapat Dari metode Durchschnittliche gewichtete gleitende Durchschnitt adalah sebagai berikut zentrierten gleitenden: Dari Ausgang diatas, dapat diketahui bahwa Kunjungan Pada bulan-bulan berikutnya dapat kita lihat Dari Variabel Baru Yang Dari Zeitreihenanalyse metode dihasilkan durchschnittlich 8211 gewichtete gleitende Durchschnitt zentrierter gleitender . Demikian juga jika kita memilih vor gleitenden Durchschnitt, keduanya merupakan metode einfacher Durchschnitt dengan Spanne bewegen 3, maka hasil peramalannya Akan Sama. (Yoz) Aplikasi Metode exponentielle Glättung dengan SPSS Akan dibahas Pada bahasan selanjutnyaPENDAHULUAN 1.1 latar Belakang MASALAH Berbicara tentang Perusahaan maka tidak terlepas Dari Masalah kegiatan produksi dan promosi. Para pengusaha menginginkan perusahaannya berhasil memperoleh laba yang maximal, serta tetap bertahan. Dapat bertahan bertahun-tahun serta tumbuh dan berkembang. Para pengusaha sebaiknya tidak berdasarkan pada cara kerja masa leuchtfeuer yang kurang efisien, kurang ahli dan tidak profesional. Para pengusaha harus belajar dän menerima secara mendasar tentang pokok-pokok manajemen pemasaran yang baik. Dengan memenuhi syarat ini dapat diharapkan baik para pengusaha, maupun perusahaannya, dapat hidup Terus serta berkembang dimasa mendatang. Dalam rangka merebut minat pembeli / konsumen, tentu fungsi promosi akan sangat diperlukan, sebab dengan promosi maka konsumen akan mengetahui keberadaan barang yang dijual. Hampir seluruh kegiatan industri maupun perdagangan selalu mencatumkan sejumlah dana untuk kegiatan promosi dalam anggaran perusahaan tersebut. Hal ini dimaksudkan agar perusahaan mencapai keuntungan maksimum. Adapun dalam Usaha untuk mengembangkan Perusahaan, dalam hal ini maka Perusahaan memperluas Pangsa pasarnya dan PT INTER-DELTA, Tbk Telah melakukan sistem pemasaran Yang baik, diantaranya melakukan. Promosi, distribusi dan pelayanan. Faktor utama untuk memasarkan produk Yang Penting adalah promosi, Sebab tanpa promosi maka banyak konsumen Yang tidak mengetahui Akan keberadaan barang tersebut. Promosi secara kontinue dimaksudkan untuk memaksimalkan penjualan produkt pada PT INTER-DELTA, Tbk von karena itu penulis von mengambil judul. 8220 KEGIATAN PROMOSI DAN PERAMALAN PENJUALAN dengan METODE gleitender Durchschnitt DAN GEWICHT gleitender Durchschnitt PADA PT. INTER-DELTA, Tbk8221. 1.2 RUANG LINGKUP MASALAH Ruang lingkup masalah adalah menjelaskan kegiatan promosi penjualan pada PT. INTER-DELTA, tbk. Penulis juga meramalkan penjualan tahun 2009. Daten yang dipakai adalah Daten PenJualan 2005-2009. Tekhnik peramalan yang dipakai adalah metode bewegt Averahe Dan Gewicht Verlagerung Durchschnitt. 1.3 BATASAN MASALAH Pada penelitian ini, Penulis Membranasi Kegiatan Promosi Pada Periklanan (Media Massa, Medienelektronik seperti Radio dan koran), Pasang Spanduk, Sponsor Schiff, dan Stiker 8211 Stürmer. Peramalan dihitung dari Insgesamt biaya secara keseluruhan dalam satuan rupiah yang digunakan adalah selama tahun 2005 sampai dengan 2009. 1.4 TUJUAN PENULISAN Adapun tujuan penulisan ini. Yaitu. 1. Untuk menjelaskan kegiatan promosi penjualan pada PT INTER-DELTA, Tbk. 2. Untuk menghitung peramalan penjualan dengan metode gleitender Durchschnitt dan Gewicht gleitender Durchschnitt 3. Untuk mengetahui metode peramalan yang paling tepat berdasarkan tingkat peramalan yang tepat berdasarkan tingkat kesalahan ramalan. 1.5 METODOLOGI PENELITIAN Untuk mengetahui Daten Yang Lengkap als konkrit dalam penyusunan Penulisan Ilmiah ini, Penulis menggunakan metode penulisan sebagai Berikut. 1. Studie Kepustakaaan Pengumpulan Daten als pencarian informasi dilakukan dengan menelaah buku yang terdapat di perpustakaan, buletin, dan sumber-sumber lain yang berkaitan dengan penulisan ini. 2. Riset Lapangan Pengumpulan Daten dilakukan Secara langsung dan pengamatan terjun langsung ke Lapangan BAB I. Pendahuluan Dalam bab ini penulis menguraikan mengenai latar Belakang masalah, Batasan masalah, perumusan masalah, tujuan penulisan, metodologi Penulisan dan sistematika penulisan. BAB II. Landasan Teori Dalam bab ini penulis menguraikan pengertian pemasaran, promosi, medien promosi, keputusan-keputusan utama dalam periklanan, jenis-jenis periklanan, pengertian penjualan, peramalan penjualan. BAB III. Gambaran Umum mengenai PT INTER-DELTA, Tbk JAKARTA Dalam bab ini penulis menguraikan Sejarah singkat dan struktur Organisasi PT INTER-DELTA, Tbk JAKARTA. BAB IV. Pembahasan Dalam bab ini penulis menguraikanischen kegiatan promosi dan penjualan, serta meramalkan penjualan di tahun 2009 serta hambatan-hambatan dalam pelaksanaan promosi. Dalam bab ini penulis menguraikan kesimpulan dan Saran tentang semua permasalahan Yang dibahas oleh penulis dan dapat berguna bagi Perusahaan, terutama dalam melaksanakan kegiatan promosi yang akan datang 2.1 Pengertian Pemasaran Pemasaran merupakan salah satu kegiatan Pokok Yang dilakukan pengusaha, dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan Perusahaan dan mendapatkan Laba Berhasil tidaknya dalam pencapaian tujuan Bisnis tergantung Pada keahlian Mereka di bidang pemasaran, produksi, keuangan, maupun bidang Verschiedenes. Pemasaran harus dapat menafsirkan kebutuhan-kebutuhan konsumen als mengkombinasikannya Daten Pasar seperti lokasi konsumen, jumlahnya, dan kebutuhan serta kesukaan mereka. Informasi tersebut dapat dipakai sebagai dasar untuk mengadakan pengelolaan bagi kegiatan produksi dan promosi. Secara singkat ada 3 halyang utama yang dijadikan pilar untuk penyangga konsep pemasaran. Orientasi konsumen, integrasi kegiatan pemasaran dan kejelasan tujuan yang ingin dicapai. Perusahaan yang ingin mengembangkan strategisch pemasaran dengan menitik beratkan pada produk saja seringkali tidak cukup perhatian untuk mengarahkan kegiatan pemasaran pada pemenuhan kebutuhan dan keinginan konsumen. Dapat disimpulkan bahwa Pemasaran adalah Suatu sistem keseluruhan Dari kegiatan-kegiatan Yang Saling berhubungan, ditujukan untuk merencanakan, menentukan harga, mempromosikan, mendistribusikan barang dan jasa kepada Kelompok-Kelompok pembeli. 2.2 Pengertian Promosi Kegiatan dari suatu perusahaan tidak hanya mencakup kegiatan produkt yang bermutu saja, memberikan harga yang layak serta mengusahakan agar produk mudah diraih oleh konsumen. Tetapi perusahaan perlu merancang von menyebarkan informasi tentang keberadaannya. Salah satu alat untuk menghidupkan adalah promosi, karenanya dengan promosi Perusahaan mempunyai kemampuan didalam mempengaruhi serta membujuk konsumen. Kebutuhan suatu kegiatan banyak ditentukan oleh usaha promosinya. Promosi dapat dikatakan merupakan salah satu alat untuk bauran pemasaran yang penting, karena melalui pemasaran ini dapat mencapai konsumen. Menurut Basu Swasta dan Irawan (1983,144) Promosi adalah: 8220Arus Informasi Yang dibuat untuk mengarahkan seseorang atau Organisasi kepada Suatu tindakan Yang didapatkan pertukaran dalam pemasaran8221. Dari definisi tersebut, hakekat promosi merupakan penyebaran innformasi yang berguna untuk menciptakan kesadaran atau mempengaruhi konsumen sehingga bisa terjadi pertukaran atau jual beli antara produsen dengan konsumen. Promosi diatas dapat ditarik kesimpulan, bahwa promosi merupakan kegiatan yang bertujuan untuk menciptakan permintaan barang als jasa dipasarkan, dengan cara mempengaruhi perilaku konsumen. 2.3 Jenis 8211 Jenis Promosi 2.3.1 Periklanan (Werbung) Menurut Philip Khotler (1993,414) yaitu sebagai setiap bentuk presentasi dan promosi ide, barang dan jasa Yang dibayar oleh Sponsor dan bersifat tidak Pribadi (Nicht persönlich). Dari definisi tersebut dapat diartikanischen periklanan merupakan komunikasi massa yang bukan perorangan dan dibayar oleh sponsor. Tujuan Dari periklanan menurut Teguh Budiarto (1993,135) adalah: Periklanan informatif ialah, yaitu periklanan Yang tujuannya memberikan Informasi tentang produk Perusahaan misalnya tentang kemampuan, cara kerja, kualitas, harga, saluran Distribusi dan sebagainya. Periklan persuasif, yaitu periklanan Yang bertujuan untuk membujuk calon konsumen atau konsumen aktual untuk melakukan pembelian atau pembelian ULANG produk Perusahaan. . Per.......................................................................................................................... Medien periklanan yang sering digunakan adalah sebagai berikut: Medienkodierung: Koran, Majalah, Iklan, dan sebagainya Media Elektronik. Radio, Film, Komputer über sebagainya. Medien im Freien. Poster, Famplet, dan sebagainya. 2.3.2 Penjualan Tatap Muka (Personal Selling) Menurut Sofjan Assauri (1992,251) persönliche Seling adalah hubungan antara dua orang atau Lebih Secara bertatap muka untuk menimbulkan hubungan timbal balik dalam rangka membuat, mengubah, menggunakan atau membina hubungan Komunikasi antara produsen dengan konsumen . Dari pengertian diatas dapat diartikan bahwa persönlicher Verkauf merupakan alat promosi yang mensyaratkan pemasar untuk berkomunikasi secara langsung dengan konsumen. Keuntungan persönlicher Verkauf menurut Sofjan Assouri (1992,253) yaitu: Hubungan langsung secara persönliche confrontasi. Dalam persönliche verkaufen terjadi hubungan langsung antara penjual dengan pembeli yang menyebabkan kedua pihak dapat saling mengamati sifat, kebutuhan dan sekaligus dapat mengadakan penyesuaian secara langsung. Hubungan akrab secara culttivatif. Persönliche verkaufen dapat membentuk hubungan akrab dengan pembeli, disini penjual harus bisa mendapatkan simpati dari pembeli. Adanya tanggapan (respon). Perssonal Verkauf membuat pembeli merasa berkewajiban untuk mendengar pembicaraan penjual dan memberikan reaksi, walaupun reaksi tersebut hanya pernyataan terima kasih. Persönliche Verkauf dibutuhkan dalan Usaha untuk menciptakan kepercayaan, pembelian Yang bersifat sekali 8211 sekali, produk Yang mempunyai nilai pro Einheit Yang tinggi, produk Yang didisain sesuai dengan kebutuhan, dan penjualan dengan Tukar tambah (Sofjan Assauri, 1992,251) 2.3.3 Promosi Penjualan (Verkaufsförderung) Menurut Philip Khotler (1993,340) Pomosi penjualan terdiri Dari beragam Kumpulan peralatan jangka pendek yang Menarik dirancang untuk mendorong pembelian yang Lebih Cepat dan Lebih besar Akan barang dan jasa oleh pelanggan atau saluran perdagangan. Maksudnya yaitu, Promosi penjualan merupakan alat promosi jangka pendek untuk merangsang pembelian Yang Lebih Cepat dan Lebih besar Akan barang dan jasa oleh konsumen maupun Händler. Promosi penjualan dapat dibedakan atas tiga macam, yaitu: Promosi yang diarahkan kepada pembeli, misalnya sampel, kupon, pameran. Promosi Yang diarahkan kepada pembeli Promosi Yang diarahkan Kepada pramuniaga, Misalnya-Bonus. Alat komunikasi yang lain adalah kegiatan relasi veröffentlichen atau hubungan masyarakat untuk membina publisitas perusahaan dan produknya. Pengertian publisitas menurut Philip Khotler (1993,314) adalah nicht persönlich demi permintaan Akan sebuah produk rangsangan, jasa, atau Einheit Usaha dengan menyebarkan Berita Niaga mengenai produk atau jasa dimedia cetak, Radio, Fernsehe, atau pentas tanpa dibayar oleh sponsor. Tujuan publisitas menurut Teguh Budiarto (1993, 137) adalah. Menciptakan kesadaran masyarakat. Merangsang kegiatan penjualan dan perantara. 3.4 Pengertian Penjualan Konsep penjualan adalah Suatu pendekatan Umum Yang dipakai oleh banyak Perusahaan terhadap pasar, dimana dalam pemasaran, penjualan adalah sarana Inti di antara kegiatan gelegen. Konsep penjualan pusat perhatiannya adalah produk, Prosedur atau alatnya adalah penjualan dans promosi serta hatil akhir dari konsep penjualan tersebut Adalah mendapatkan Laba melalui jumlah penjualan. Definitischer Menurut Susanto adalah usaha yang dilakukan oleh manusia untuk menyampaikan barang kebutuhan dengan imbalan uang menurut harga yang ditentukan. Dari definisi-definisi di atas dapat disimpulkan bahwa penjualan hanya meliputi kegiatan penyerahan atau penyampaian barang dan ini terjadi jika produsen atau penjual Telah berhasil meyakinkan konsumen untuk melakukan pertukaran atau jual beli sedangkan untuk mempengaruhi atau meyakinkan konsumen adalah dengan melakukan kegiatan promosi. Jadi penjualan akan terjadi setelah zu Favoriten hinzufügen dilakukannya kegiatan promosi. Peramalan adalah suatu unsaha untuk meramalkan keadaan dimasa mendatang melalui pengujian keadaan di masa lalu. Es.................................... Perhitungan Rata-rata Bergerak (gleitender Durchschnitt) Rata-rata bergerak diperoleh melalui penjumlahan als pencarian nilai rata-rata dari sejumlah periode terentu. GAMBARAN Umum Perusahaan 3.1 Sejarah Perusahaan PT. INTER-DELTA Yang berlokasi di Jalan Gaya Motor N0.2 Sunter, Jakarta Utara didirikan berdasarkan akta notaris Kartini Mulyadi S. H No.119 tanggal 15. November 1976 dengan Nama PT. INTER-DELTA. Akta pendirian ini disahkan oleh mentri kehakiman dengan surat keputusan NO. YA5 / 17/1 tanggal 10 Januari 1977 serta diumumkan dalam Berita Negara No.40 tanggal 20 Mei 1977 Sejak tahun 1976 mengadakan Perusahaan perjanjian Distributor deangan Eastman Kodak Company, New York , Amerika Serikat. Dimana Perusahaan sebagai dfistributor Tunggal dan perwakilan resmi produk Kodak di Indonesien, memperoleh hak untuk menjual, memproses dan melakukan jasa perbaikan atas peralatan fotografi, Film dan kamera Yang diproduksi oleh Kodak, meliputi juga jasa manajemen, Programm Pendidikan dan Latihan. Sejak Januari 1991 Perusahaan mengadakan perjanjian keagenan (Verteiler) dengan Lastra S. p.A., Italien, dimana Perusahaan sebagai Verteiler Tunggal memperoleh hak untuk menjual produk Yang dihasilkan Lastra. Sejak tahun 1997, perjanjian tersebut tidak di perpanjang lagi. Sejak tanggal 3 Maret 1992, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Unternehmen Noritsu Koki Co, Ltd Japan, Dimana Perusahaan ditunjuk untuk menjadi Vertriebspartner dari produk mesin minilab dan perlengkapan fotografi merek Noritsu. Sejak tanggal 28 Maret 1994 Perusahaan mengadakan perjanjian dengan Toyo Ink Manucfacturing Co, Ltd (Toyo Ink), dimana Perusahaan ditunjuk untuk Menjadi Verteiler untuk menjual barang cetakan, Tinta cetak gravur dan produk Verschiedenes Yang diproduksi oleh Toyo Ink. Pada tanggal 25 Agustus 1997, berdasarkan kesepakatan kedua belah pihak disetujui untuk mengakhiri ikatan kerjasama tersebut. Pada bulan November 1996, Perusahaan mengadakan perjanjian dengan PT. POS INDONESIEN, dimana Perusahaan dapat menjual produknya di setiap Poserba atau Kantor Pos dan pelaksanaannya dilakukan oleh Poserba atau Kantor Pos Yang ada diseluruh Indonesien tersebut. Setahun kemudian perjanjian tersebut berakhir. Pada tanggal 2 Desember 1996, Perusahaan melakukan perubahan nama menjadi PT. INTER-DELTA, Tbk. Perubahan nama ini telah mendapat persetujuan dari mentri Kehakiman RI dengan surat Keputusan Nr. C2-1213.HT.01.14.th.97. Pada bulan Oktober 1977 Perusahaan mengadakan perjanjian kerjasama dengan beberapa pihak untuk melaksanakan Programm 8220Kodak Call8221, dimana pembeli atau pelanggan tidak Perlu datang langsung ke Auslass Kodak hanya untuk membeli atau mencetak Film, dalam rangka meningkatkan penjualan. 3.2 KEGIATANISCHES USAHA Sesuai dengan Pasal 2 Anggaran Dasar Perusahaan, ruang lingkup kegiatanperusahaan terutama menjalankan industri yang erat hubungannya dengan profilman, termasuk pemrosesan film foto. Industri pembuatan alat-alat Percetakan dan menjalankanperdagangan Umum dalam bidang alat-alat perfilman, Mikrofilm, bahan-bahan kimia untuk foto. Sampai saat ini kegiatan unsaha perusahaan yang utama dalam bidang perdagangan. Perusahaan juga sebagai Verteiler Tunggal dan perwakilan resmi produk Kodak di Indonesien, memperoleh hak untuk menjual, memproses dan melakukan jasa perbaikan atas peralatan fotografi, Film, dan kamera Yang diproduksi oleh Kodak. Beberapa Erzeuger Yang Di Pasarkan oleh PT. INTER-DELTA, Tbk. - Noritsu, mesin pencetak Film - Kertas cetak Film 3.3. STRUKTUR Organisasi Struktur Organisasi Pada Suatu Perusahaan / Organisasi mempunyai arti Yang sangat Penting karena dengan adanya struktur Organisasi Suatu Perusahaan Akan memperoleh Suatu gambaran mengenai bagian-bagian Yang ada dalam Suatu Perusahaan atau Organisasi juga Akan diketahui tanggung Jawab di dalam melaksanakan tugas dan kewajiban. Adapun untuk masing-masing tugas dan tanggung jawab dari susunan keanggotaan organisasi dibawah ini akan penulis uraikan sbb: 1. Präsident Direktor Tugas dan tanggung jawabnya adalah. - Memimpin als mengarahkan kegiatan perusahaan sesuai dengan tujuan, rencana dan kebijaksanaan perusahaan. - Mewakili perusahaan dalam hubungannya dengan instansi pemerintah dan masyarakat umum. - Menetapkan rencana jangka pendek dan jangka panjang mengenai Aktivitas Perusahaan - Menetapkan kebijaksanaan yang akan di jalankan oleh bawahannya yaitu para manajer 2. Coorporate Sekretär Tugasnya menyusun Jadwal untuk pertemuan dengan pihak-pihak Yang berkepentingan. 3. Elektronische Datenverarbeitung Manajer EDP bertugas membantu manajer dalam bertanggung jawab untuk seluruh perintah als mengontrol semua aspek dari fungsi komputer, meliputi sistem analisis dan disain. 4. Rechtsangelegenheiten amp Koord. Sicherheit Manajer Bertugas mengurusi pendistribusian barang-barang yang akan dipasarkan. 5. Marketing Maanjer Bertugas menerima laporan anggaran penjualan dan anggaran tahunan, Bersama directur utama menetapkan pemberian kredit serta Pieces harga kepada langganan tertentu, membuat laporan bulanan mengenai hasil penjualan kepada directur utama. Tugasnya adalah mengurusi pengadaan karyawan untuk menempati posisi Yang kosong, Pengembangan karyawan, pemberian kompensasi (gaji, upah) Tugasnya menyimpan dan Lager barang didalam Gudang dan mengurusi pengiriman barang ke Cabang-Cabang mengurusi. 8. Representatif Verkäufe manajer Tugasnya membawahi kantor-kantor cabang dan melaporkan hasil penjualan cabangnya setiap bulan. 9. Finanzen manajer Tugasnya adalah mengatur lalu-lintas keuangan perusahaan, menerima laporan hary dari bagian kasir, bertanggung jawab atas keuangan perusahaan. 10. Buchhaltung Manajer Bertugas membuat laporan keuangan perusahaan 11. Asst. Kredit manajer Bertugas menyeleksi calon-calon kundendienst baru, memantau pembayaran pelanggan Metedeologi penelitian merupakan satu cara yang ditempuh untuk melaksanakan penelitian. Dalam penyusunan tugas ini penulis menggunakan beberapa metode penelitian yang digunakan yaitu: Metode Observasi Didalam metode observasi ini penulis mengadakan pengamatan langsung Pada kegiatan Yang terjadi KEGIATAN PROMOSI DAN PERAMALAN PENJUALAN dengan METODE gleitender Durchschnitt DAN Gewichtsmittel des PADA PT. INTER-DELTA MOVING, Tbk. B. Metode Wawancara Wawancara adalah suatu carapengumpulan Daten Dengan mengajukan pertanyaan 8211 pertanyaan yang sistematis dengan atau tanpa bantuan suatu daftar pertanyaan. Dalam hal ini pengumpulan Daten Yang dilakukan tidak hanya terbatas pada pokok maslah saja, tetapi juga ke hal 8211 halb lain yang dianggap perlu dan berhububungan dengan masalah yang diteliti. Wawancara yang dilakukan dengan menanyakan Sprachen Pada pihak yang terkait di PT. INTER-DELTA, Tbk. C. Metode Kepustakaan Untuk melengkapi Daten Yang Diperlukan, Maka Penulis melakukan studi pustaka, yaitu dengan Membrana buku 8211 buku yang berkaitan dengan masalah yang ada dalam penulisan ilmiah ini. PEMBAHASAN 4.1 Kegiatan promosi PT. INTER-DELTA, Tbk Promosi penjualan dan periklanan merupakan salah satu Aktivitas Yang dilakukan oleh PT. INTER-DELTA, Tbk dalam memperkenalkan produknya kepada calon konsumen. Dipilihnya kegiatan promosi penjualan dan periklanan Dari sekian banyak peralatan promosi Yang ada, karena pimpinan manajemen pemasaran yakin bahwa promosi uni dapat menembus pasaran dan memperkenalkan produk ini di masyarakat dan sebagai alat promosi yang paling efektif merangsang penjualan sesegera mungkin dan diharapkan dapat meningkatkan Volumen penjualan, sehingga Dapat diramalkan penjualan di tahun selanjutnya. Dengan alasan dan prinsip dasar diatas, PT. INTER-DELTA, Tbk Sie haben keine Artikel im Warenkorb. Produkte vergleichen Es ist kein Artikel zum Vergleichen vorhanden. Adapun kegiatan-kegiatan promosi yang dilakukan PT. INTER-DELTA, Tbk antara lain. Dalam mengenalkan produknya PT. INTER-DELTA, Tbk mengiklankan produknya dengan memakai Darwis Triadi, diharapkan para konsumen mau menggunakn Kodak Film untuk kebutuhan Mereka, karena seorang fotografer Yang terbaikpun menggunakan Kodak Film untuk mengikuti jejak Darwis Triadi untuk menggunakan Kodak-Film. Dalam memperkenalkan produknya PT. INTER-DELTA, Tbk mengadakan kerjasama denagn Indosiar sebagai sponsor utamasebuah kuis. Kuis ini bernama Bintang Pariwisata, Dimana Kodak Film mendominasi sebagai Sponsor utama. Dan para peserta dari kuis ini bisa mengikuti kuis apabila telah melakukan cuci cetak Film di Steckdose Kodak dan diberiakn kupon yang dikirim untuk mengikuti kuis ini. 3. dellivery Dienstleistungen Saat ini Kodak Film menempuh terobosan Baru Dalam merebut hati para konsumen dengan mengeluarkan jinggel 8220130998221. Hal ini maksudnya para konsumen apabila ingin mencuci cetak Film tidak Perlu keluar rumah apabila ingin mencuci cetak Film, cukup 13099 menelpon, maka Pasukan Kodak Akan berkunjung Ke rumah untuk mengambil negatif film di rumah. Guna meningkatkan pengenalan akan mark, Übersetzung und Dolmetschen. Demikian juga untuk menunjang kegiatan-kegiatan TSBT Perusahaan juga berpartisipasi dalam: Jakarta Foto dan Video Expo Jakarta Highland Versammlung Kegiatan Masyarakat dan Budaya Toraja Sidang Umum MPR Pada tanggal 8-11 Oktober 1997 dan 11.01 Maret 1998 Untuk mempertahankan Pangsa pasar, maka TIAP tahun Bemerkungen Email Perusahaan melakukan Expo di semua cabang. Tujuan dari Expo adalah untuk lebih mengenalkan kecanggihan produkt Kodak, produzieren mesin cuci cetak, Kamera Canon, serta mencari investor baru. 5. Prämienausgang / Kostenzähler PT. INTER-DELTA, Tbk memasarkan produknya ke Ausgang Kodak Film atau Steckdose lainnya. Dengan Mitgliedschaftsbonus kepada pemilik ausgang memacu pemilik agar mempengaruhi konsumen untuk membeli Kodak film daripada produk lainnya. Dengan begom pemilik ausgang akan merasakan keuntungan lainnya dan mendapatkan bonus dengan ziel penjualan sekian dalam waktu yang cepat. 4.2 Hambatan-hambatan Yang dihadapi dalam pelaksanaan promosi Suatu Perusahaan dalam melaksanakan usahanya sedikit atau banyak Pasti Akan mengalami permasalahan-permasalahan Yang dapat menghambat tercapainya tujuan Perusahaan, bagaimanapun baiknya manajemen dan struktur Organisasi Yang diterapkan. Demikian pula Yang dialami oleh PT. INTER-DELTA, Tbk dalam rangka melaksanakan usahanya, khusus dalam kegiatan promosi penjualan dalam rangka meningkatkan Volumen penjualan tidak terlepas Dari permasalahan dan hambatan. Namun Perusahaan yakin bahwa tidak ada permasalahan Yang tidak dapat dipecahkan, karena hal tersebut merupakan Tantangan Yang Harus dihadapi bagi Perusahaan manapun dalam mengembangkan usahanya didalam dunia Bisnis. Adapun masalah-masalah yang dihadapi perusahaan antara lain. Sarana promosi Yang dilakukan PT. INTER-DELTA, Tbk adalah tidak sedikitnya biaya Yang Harus dikeluarkan untuk periklanan dan sebagai Sponsor Tunggal Kuis Bintang Pariwisata, dana Yang dikeluarkan tidak sedikit dan kontinue, karena Kuis ini Hadir 2 kali 1 minngu dengan durasi 30 menit. Disamping masalah intern, juga terdapat masalah extern Yang Harus dihadapi Perusahaan, yaitu masalah produk pesaing, dimana produk tersebut selalu mengikuti jejak promosi Yang dilakukan Kodak untuk merebut pasar. Produk-produk sejenis adalah Conika Film als Fuji Film. Dengan adanya pesaing tersebut, tentunya akan mempengaruhi hatil penjualan Kodak film, sebab para konsumen dihadapkan pada pilihan-pilihan produk sejenis. Dari produk-produk sejenis tersebut konsum akan mencari tahu lebih banyak lagi produk mana yang memiliki kualitas dengan harga yang verwandte murah. Desinilah timbul persaingan antara perusahaan-perusahaan negatif film, untuk saling mengungguli als merebut hati para konsumen. Untuk mengatasi masalah-masalah tersebut diatas, manajemen PT. INTER-DELTA, Tbk mengambil langkah-langkah seporter menekan biaya produksi serendah mungkin tanpa mengurangi kualitas produk. Hal tersebut dilakukan dengan tujuan untuk menekan harga jual. Dengan menekan harga jual diharapkan produzieren Kodak film tetap mampu menembus pasaran als mendapat tempat di masyarakat. Sehingga PT. INTER-DELTA, Vereinigte Staaten von Amerika, Vereinigte Staaten, Vereinigtes Königreich, Zypern, Ägypten, Ägypten, Berdasarkan uranische Yang telah dikemukakan pada bab 8211 bab sebelumnya, maka penulis dapat menarik kesimpulan bahwa. 1. Promosi penjualan merupakan salah satu bentuk kegiatan promosi yang dilakukan PT. INTER-DELTA, Tbk. Dipilihnya promosi penjualan Dari beberapa peralatan promosi Yang ada, karena promosi penjualan dianggap sebagai alat promosi Yang efektif untuk merangsang penjualan sesegera mungkin dan diharapkan dengan promosi penjualan Akan dapat meningkatkan Volumen penjualan. Adapun Bentuk-Bentuk Kegiatan Promosi Penjualan Yang Dilakukan PT. INTER-DELTA, Tbk berupa Periklanan. Pameran, Sponsor kuis dan Bonus Auslauf. Dimana kegiatan promosi Yang Paling Banyak Dilakukan oleh PT. INTER-DELTA, Tbk selama dari tahun 2005 sampai dengan tahun 2009 adalah Periklanan dan Bonus-Steckdose. 2. Karena promosi yang baik, diharapkan penjualan von tahun berikutnya akan mengalami peningkatan. Karena itu perlunya peramalan untuk menghitungpenjualan ditahun selanjutnya. Setelah dihitung peramalan penjualan menggunakan metoden MA, peramalan tahun 2010 adalah 83,078 milyar rupiah. Dan peramalan penjualan menggunakan metode WMA di tahun 2010 adalah 84,7268 milyar rupiah. 3. Dari perhitungan ramalan dengan menggunakan metode MA dan WMA, kesalahan ramalan menggunakan metode WMA sebesar 6,5134. Maka kesalahan ramalan terkecil adalah menggunakan metode Beweglicher Durchschnitt (MA) yaitu sebesar 6,4845. Jadi penjualan yang diperkirakan tahun 2010 menggunakan peramalan metode Verschieben Durchschnittlich sebesar 83,078 milyar rupiah. Deutsch - Übersetzung - Linguee als Übersetzung von "saran" vorschlagen Linguee - Wörterbuch Deutsch - Englisch Andere Leute übersetzten 'saran' so ins Deutsche: saran - saran khususnya pada PT. INTER-DELTA, Tbk dan umumnya kepada Perusahaan - Perusahaan gelegen, yang melakukan kegiatan promosi untuk meningkatkan Volumen penjualan atas produknya. Adapun Saran 8211 Saran sebagai berikut: 1. Manfaatkan promosi penjualan sebaik mungkin, sebagai salah satu sarana promosi bagi Perusahaan Anda. Karena promosi penjualan telah terbukti efektif Dapat meningkatkan Volumen penjualan. Dimana promosi penjualan dapat diterapkan dänischen cepat, sehingga akan diperoleh hasil sesegera mungkin. 2. Promosi Yang Dilakukan di Fernsehen sebaiknya ditingkatkan lagi. Karena menurut pengamatan penulis iklan-iklan di Fernsehe umumnya jarang ditayangkan, sehingga konsumen Perlu diingatkan Kembali bahwa Kodak Film tetap ada dan Kodak Film adalah produk Yang berkualitas. Serta penulis menyarankan Agar Kodak Film Membran inovasi-inovasi baru dalam merebut hati pelanggan. Karena menurut pengamatan, Kodak Film Kurang memberikan hadiah-hadiah Yang disukai para konsumen Yang justru sering dilakukan oleh produk pesaing. Perhitungan Pencatatan Persediaan Dengan Metode Rata-Rata (Moving Avarage) Metode Rata-Rata (Moving Avarage). Metode ini beranggapan, bahwa setiap terjadinya perubahan Anzahl der Beiträge persediaan barang, baik karena pembelian maupun karena adanya penjualan Yang dilakukan oleh Perusahaan, sisa persediaan barang Yang masih ada Segera diambil nilai rata-ratanya. Nilai rata-rata barang Yang masih ada diperoleh dengan Jalan membagi Anzahl der Beiträge nilai persediaan barang Yang masih ada dengan Anzahl der Beiträge satuan barang Yang bersangkutan. Dengan demikian, harga pokok barang yang dijual, dinilai berdasarkan harga rata-rata barang itu. 1. Persediaan Awal. 100 Satuan Rp 9, - 2. Pembelian. 100 Satuan Rp12, - 3. Pembelian. 100 Satuan Rp11,25 4. Penjualan / dipakai. 100 Satuan 5. Penjualan / dipakai. 100 satuan Penghitungan harga pokok penjualan und nilai persediaan dengan menggunakan karina Rata-Rata misalnya sebagai Berikut:


Comments

Popular posts from this blog

Forex Scalping Strategy Forum